Wisata Wawasan yuk di Museum Zoologi Bogor

Minggu lalu, saat melihat kalender spontan saya berseloroh, “Long weekendnya akhir bulan nih, tapi kaki sudah gatal banget pengen jalan”. Sebagai seorang pengguna kereta commuterline setia, saya mencari tahu lokasi wisata yang bisa diakses dengan mudah dengan commuter line. Jadilah saya berselancar dengan dua kategori: wisata Jabodetabek dan jalur commuter line. Salah satu link yang…

Pantai Batu Karas

Alkisah, sabtu malam itu kami rebah berjamaah diatas tikar yang tergelar di pantai, sempat kami pesimis karena kumulonimbus ikut berjamaah dilangit sana.. Namun mungkin karena kami yang berisik, atau karena puisi yang terujar oleh Maul Bachri, perlahan mereka menjauh, langit pekat malam itu sempurna melatarbelakangi rangkaian gemintang. Orion di Timur, Pisces di Barat, Taurus di…

Parahyangan Premium; Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif

Terakhir kali saya ke Bandung menggunakan kereta sekitar tahun 2002, kereta eksekutif yang masih sering terkena lemparan kerikil oleh anak-anak kecil saat keluar dari terowongan. Idul Adha tahun ini, saya bersama teman saya, Mbak Tenri memutuskan menggunakan kembali menggunakan jasa kereta api demi ketepatan waktu dan untuk membuktikan sendiri rasanya gerbong premium yang digadang-gadang sebagai…

Menjadi Indiana Jones: Prasasti Ciaruteun

Tak jauh dari Prasasti Kebun Kopi yang saya ceritakan sebelumnya, terdapat Prasasti Ciaruteun yang letaknya diantara perumahan penduduk. Untuk menuju kesana, saya beserta teman-teman Sahabat Museum dan Pak Dwi harus melewati jalan setapak berkelok-kelok beberapa puluh meter masuk kedalam perumahan penduduk. Prasasti Ciaruteun ini lebih misterius daripada Prasasti Kebun Kopi, karena prasasti ini tidak hanya terukir…

Menjadi Indiana Jones: Prasasti Kebun Kopi

Trip bareng arkeolog, umumnya pasti terbayang bakal nonton orang nyapu-nyapu fosil pakai kuas…. Di perjalanan kali ini, kuas hanya mitos, bayangan akan melihat arkeolog diam seribu bahasa terpaku pada fosil juga sekadar bayangan.  Apalagi kalau jalan bareng Pak Dwi Cahyono, arkeolog handal yang sedang melanjutkan S3 nya di Universitas Airlangga. Seharian ngobrolin peninggalan masa lalu…

Ngeteng ke Gunung Padang

Seringkali,  yang dadakan itu justru kesampaian.  Seperti kali ini, ngerencanainnya ngga jauh-jauh hari.. Dan cuma punya itinerary: ke Gunung Padang dan berangkat naik kereta… Ngga pake jam mikirin jam berapa sampai titik A atau titik B.  Gimana ntar aja..  Kereta Titik awal kami adalah Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Bogor. Perjalanan 2 jam yang ngga pake mahal…..

Turtle Climber

The Journey began at midnight, a smooth 5 hours rode by bus with Sundanese Campursari Song played by the driver. We stopped at a Mosque near City’s Statue, an usual stop point for all climbers, whether gone to Guntur* Mountain or Papandayan Mountain. Not only for pray, but also for breakfast, coffee, wait for next…