Ini 7 Rekomendasi Oleh-oleh Maluku yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan

Buah dan biji pala adalah komoditi perdagangan penting sejak masa Romawi menguasai seperempat bagian bumi.

Saking pentingnya, harga segenggam pala sama dengan segenggam emas.

Maluku menjadi sentra komoditi ini karena cuaca panasnya sangat pas yang dikombinasikan dengan angin laut yang lengket dan tanahnya yang bersisian dengan laut sangat pas untuk menghasilkan pala terbaik.

Tidak heran kalau segala macam oleh-oleh dari Maluku tidak jauh dari pala dan olahannya.

Ini beberapa oleh-oleh yang tidak boleh kamu lewatkan.

1. Sirup Pala

Ini oleh-oleh favorit saya (banget). Selain rasa segarnya yang nyess banget saat dipadukan dengan air dingin dan es, sirup pala juga membantu saya rileks. Saya baru menyadari itu saat saya sudah di Jakarta. Ketika lelah bekerja, saya membuat minuman dingin dengan sirup pala yang saya beli di Ambon. Seketika tubuh saya terasa rileks dan saya mengantuk.

Usut punya usut, ternyata ini adalah salah satu khasiat pala: mengatasi insomnia atau kesulitan tidur serta meredakan nyeri otot dan sendi.

Saya cukup menyesal tidak membeli banyak. Awalnya saya pikir “Ah beli online saja nanti di Jakarta”, ternyata sirup yang bisa dibeli di Jakartatidak seenak sirup asli beli di Ambon… Konon karena seringkali dioplos dengan salak. Tak heran kalau rasa sirup yang saya beli online rasanya sepat seperti salak.

Beneran deh, sirup pala adalah catatan oleh-oleh nomer satu kalau saya ke Ambon lagi.

Baca: 22 Manfaat Buah Pala untuk Kesehatan, Beserta Efek Sampingnya

2. Selai Pala

Selai Pala juga tidak kalah unik rasanya. Bahkan buat saya yang bukan pecinta selai buah, roti dengan selai pala ini cocok untuk teman ngeteh atau ngopi pagi.

3. Rujak Natsepa

Nah ini yang sering di posting teman-teman saya yang berkunjung ke Pantai Natsepa yang akhirnya saya cicipi juga. Bumbu rujak ini (lagi-lagi) menggunakan pala.

Berhubung tidak menggunakan pengawet, kalau kamu ingin membeli bumbu rujak ini sebagai oleh-oleh, belilah saat hendak pulang ke daerah asal dan langsung masukkan ke dalam freezer sebelum kamu bertemu dengan sahabat atau kerabat yang hendak kamu berikan oleh-oleh ini.

4. Sambal Roa dan Sambal Cakalang

Kalau kamu bukan penyuka pala, ini dia oleh-oleh yang tidak mengandung pala. Saya pertama kali mencobanya bukan karena membelinya langsung di Ambon melainkan karena diberikan oleh teman saya, Galuh sebagai oleh-oleh.

Saya lebih suka sambal roa daripada sambal cakalang karena tidak terlalu pedas sehingga kalau dimasukkan kedalam masakan lain, rasa masakan lain masih tetap terasa rasa aslinya (bukan hanya rasa pedas yaaa)… hihihi, ini karena lidah saya tidak kuat juga dengan rasa yang terlalu pedas.

Oiya, karena istilah roa dan cakalang yang tidak semua orang kenali (termasuk saya, pada awalnya) saya akhirnya browsing.

Roa itu adalah ikan garfish sedangkan cakalang adalah skipjack tuna.

5. Kenari

Oleh-oleh rekomendasi saya selanjutnya adalah kenari. Kenari adalah komoditi utama di Maluku, karena kenari kerap ditanam bersisian dengan pala untuk menghalau angin laut yang kadangkala terlalu keras hingga merusak buah pala yang belum siap petik.

Kenari yang bisa menjadi oleh-oleh antara lain adalah kenari yang dimasak dalam oven seperti ini:

Dan juga kenari yang dioleh menjadi cemilan manis. Halua kenari ini adalah kenari yang diberi gula merah. Mirip dengan ampyang, camilan tradisional dari daerah Jawa yang terbuat dari gula merah dan kacang tanah. Hanya beda jenis kacangnya saja.

6. Minyak Kayu Putih

Khasiat minyak kayu putih sudah banyak yang tahu, bahkan sampai direkomendasikan sebagai herbal mendukung kesehatan saat terpapar Covid-19.

Dan banyak orang bilang minyak kayu putih dari Ambon beda dari minyak kayu putih lain.

Memang, ternyata minyak kayu putih dari Ambon ini lebih pekat daripada minyak kayu putih yang beredar di Jakarta. Pantas saja menjadi salah satu buruan para wisatawan saat berkunjung ke Ambon.

Saat di toko oleh-oleh tidak hanya sekali saya melihat orang memborong minyak kayu putih, sekali beli bisa sampai 12 botol.

7. Minyak Cengkeh

Ini dia salah satu jenis minyak yang menjadi andalan oleh-oleh Maluku. Terkenal dengan anjuran “Obati sakit gigi dengan minyak cengkeh”, memang minyak ini mengandung Benzocaine adalah obat bius lokal yang bekerja menghambat sinyal saraf di dalam tubuh serta Euganol juga bersifat antiradang yang efektif untuk mengempiskan gusi bengkak dan meredakan iritasi di area gigi yang bermasalah.

Namun perlu diingat bahwa tidak semua orang boleh menggunakan minyak cengkeh. Minyak ini tidak dianjurkan bagi orang yang mengalami kelainan darah karena senyawa eugenol dapat menghambat proses pembekuan darah dalam tubuh.

Orang yang punya riwayat penyakit kronis, anak-anak, ibu hamil, lansia, dan mereka yang punya sistem imun lemah juga harus berkonsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum mengobati sakit gigi dengan minyak cengkeh.

Kalau kamu ingin membeli oleh-oleh ini namun belum ada kesempatan ke Ambon, kamu bisa kok membelinya secara online di Toko Oleh2 Khas Ambon-Maluku. Sayangnya di toko ini tidak ada sirup pala ya…

25 pemikiran pada “Ini 7 Rekomendasi Oleh-oleh Maluku yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan

  1. Aku udah pernah ke Maluku tapi di Maluku Utara, beberapa yang disebutkan sudah semua kucoba dan beli, kecuali selai dan sirup pala. Kalau beli pala nya udah, pas belanja di pasar Tidore. Oh yang minyak cengkeh itu aku belum pernah tahu. Beraroma cengkih ya Tam?

    Suka

  2. Waktu di Banda, aku beli kenari sekilo. Niatnya buat oleh-oleh. Eh, ternyata abis kucemilin sendiri, hehehe.. Selai pala enak. Waktu di Banda, tiap pagi dibikinin roti tawar dioles selai pala ama kopi pala buat sarapan. Duh, jadi kangen Maluku yaaa

    Suka

  3. Wah banyak juga y mbak rekomendasi oleh-oleh dari maluku, bisa jadi patokan nih. Nah klo minyak cengkeh ma minyak kayu putihnya beda. Pernah dapet dikasih juga emang lebih pekat minyak kayu putihnya

    Suka

  4. Sirup pala aku suka banget mba, tapi rada susah sih memang carinya. Oh ya aku baru tau juga mba kalau nggak boleh sembarangan pakai minyak Cengkeh, aku suka pakai kalau lagi sakit gigi soalnya. Thanks infonya ya mbaa..

    Suka

  5. Aku suka pala siih… klo di sini cuma ada dalam bentuk manisan gitu. Ternyata ada yaaa olahannya dalam bentuk sirup dan selai, unik sekali.
    Nah, kalau yang kayu putih nih bener loh, teman-temanku juga pada sering nitip kenalannya yang tinggal di sana klo pas mau ke Jakarta. Ternyata minyak kayu putih dari Maluku beda dengan yang biasa ada di Jawa sini, lebih pekat gitu ya.

    Suka

    1. Iya mbak uniek, di sini memang belum ada sirup yang persis sama dengan yg di Ambon. Selai malah belum ada..
      Kalau minyak kayu putihnya memang juara, lebih pekat sehingga lebih irit pemakaiannya… Lebih cespleng juga..

      Suka

  6. Wah note jadi kalau ke Maluku Ambon kudu bawa pulang oleh2 kyk gtu yaa 😀
    Unik juga yang selai pala, aku tu baru tahu. Penasaran rasanya apakah manis dan ada pedas2nya atau gmn ya? 😀

    Suka

    1. Iya Mbak, selainya ada rasa rempahnya. Kalau kita menginap per grup, kita bisa rikues makanan juga sama pihak penginapan, pernah dimasakin sop pakai bunga pala, bahkan bubur kacang hijau yang kuahnya ada rempah pala nya…
      Pulang dari Maluku, saya suka masak mie instan pakai bunga pala 🤭

      Suka

  7. Aku kira minyak cengkeh buat oles oles layaknya minyak kayu putih ternyat bisa oles langsung klo sakit gigi yaa dan ga bisa buat ibu hamil. Syaraf gigi emang sensitif kl buat bumil.
    Makasiihh mba tami, aku jdi pengen semuanya ahaha… Bahkan Taunya pala dari bogor wkwkwk

    Suka

  8. Aku paling suka halua kenari ya rasanya enak banget apalagi kenarinya khas banget rasanya, minyak kayu putihnya juga asli banget strong baunya dan lebih panas, minyak kayu putih di apotek mental semua deh kalau ada yang dari Ambon

    Suka

  9. cuma bisa bengong bacanya,

    hiks satupun belum pernah coba

    di Jawa Barat juga banyak pohon pala tapi umumnya cuma dibuat manisan

    ini juga nampaknya warisan Belanda yang butuh pala sebagai komoditi

    Suka

    1. Sebetulnya jauh sebelum Maluku dikuasai Belanda sebetulnya… Beberapa abad sebelumya pala sudah menjadi komoditi penting di seluruh dunia yang dibawa dari Maluku oleh para pedagang Arab dan Cina.

      Suka

  10. Oo.. jadi masakan Maluku tuh identik sama buah pala ya. Semua memang sudah pernah saya coba cuma yang rujak dengan rasa pala ini nih kayaknya yang patut dicoba. Penasaran kayak apa rasanya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.